Keragaman Jenis Hadirkan Perbedaan Harga Pasir Bangunan

Dalam proyek konstruksi, pasir menjadi salah satu material yang memiliki peran penting. Hal tersebut didasarkan pada sifat pasir yang cocok untuk jadi bahan perekat serta ukurannya yang agregat alias konkret, yakni mulai dari 0,0652 milimeter hingga 2 milimeter. Namun, harga pasir bangunan di Indonesia bervariasi mengikuti jenis-jenis pasir itu sendiri.

Indonesia sebagai negara subtropis memiliki banyak materi pembentuk pasir, seperti silikon dioksida, letusan gunung berapi, bekas galian hingga batu kapur. Semua materi itu membuat pasir terbagi menjadi beberapa jenis, yakni pasir beton, pasir pasang, pasir pasir merah (jebrod), pasir elod, pasir silika, dan pasir sungai. Karena ada banyak jenisnya, Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih pasir untuk menjadi bahan bangunan Anda. Selain berbeda fungsi, tentu harga pasir bangunan juga berbeda. Yuk kita kenali dulu satu per satu.

1. Pasir Beton

 

Pasir Beton

Dari segi karakteristik, pasir ini memiliki warna abu-abu hingga hitam, tekstur yang sangat lembut dan tidak menggumpal. Karena itulah pasir ini dinilai yang paling cocok untuk merekatkan material bangunan lainnya dalam sebuah proyek konstruksi. Hasil plesteran menggunakan pasir beton sangat halus dan rapi. Maka dari itu harganya lumayan mahal.

2. Pasir Pasang

Bila pasir beton saja sudah halus, pasir pasang ini jauh lebih halus lagi daripada pasir beton. Namun, jika digenggam pasir ini justru akan menggumpal tidak akan kembali ke bentuk semula. Kabar baiknya, pasir jenis ini lebih murah daripada pasir beton. Karena itu, banyak proyek konstruksi yang menggunakan pasir ini sebagai campuran pasir beton guna menghasilkan plesteran yang lebih baik dengan harga yang sedikit lebih ramah.

3. Pasir Merah (Jebrod)

Pasir satu ini dikenal dengan pasir Jebrod karena banyak ditemukan di daerah Jebrod, Cianjur. Warna khas pasir ini ialah merah dengan ukuran yang besar dan tekstur yang kasar. Biasanya pasir ini dicampur dengan pasir beton untuk menghasilkan pengecoran yang bagus.

4. Pasir Elod

Jenis pasir ini adalah yang paling murah dibandingkan jenis pasir lainnya. Tak hanya itu, ukurannya pun jauh lebih kecil alias lebih halus daripada pasir beton dan pasir pasang. Sayangnya, pasir ini masih tercampur dengan tanah sehingga berwarna hitam dan ketika digenggam akan menggumpal. Karena itulah, pasir jenis ini tidak cocok untuk Anda gunakan di proyek pembangunan. Sebaiknya gunakan pasir ini untuk membuat batako saja.

5. Pasir Silika

Pasir ini disebut juga pasir kuarsa karena memiliki kandungan Mineral yang strukturnya kristal heksagonal atau biasa disebut silikon dioksida/asam silikat.

6. Pasir Sungai

Jenis pasir yang terakhir ini disebut-sebut membuat bangunan menjadi lebih tahan lama. Hal tersebut dikarenakan pasir ini terbuat dari batu sungai yang terkikis sehingga memiliki ukuran yang tidak kecil tapi tidak terlalu besar juga. Teksturnya yang kokoh dan tajam, menjadikan pasir ini campuran pasir beton yang baik untuk bangunan yang lebih kokoh dan awet.

Ini Kegunaan Pasir Bangunan yang Harus Anda Ketahui

Setelah mempelajari jenis dan fungsinya, Anda mungkin masih kebingungan pasir bangunan dapat digunakan untuk bagian apa saja dalam sebuah proyek konstruksi. Tak perlu khawatir, berikut ini ada penjelasannya:

  1. Pasir digunakan untuk membuat spesi (melekatkan antar batu bata). Untuk menjadi spesi, pasir biasanya dicampur dengan semen
  2. Pasir digunakan untuk membuat pelur atau plester. Jika di atas sudah disebut kata plester, Anda harus tau jika plester adalah langkah yang diperlukan dalam pembangunan sebelum melakukan pengecatan. Plester dihasilkan dari campuran semen dan pasir yang halus
  3. Pasir digunakan untuk melekatkan keramik
  4. Pasir juga digunakan untuk pengerasan jalan

Harga Pasir Bangunan

Mengingat banyaknya jenis, fungsi, dan kegunaan pasir Anda perlu bijak memilih mana saja pasir bangunan yang cocok dengan kebutuhan dan keuangan Anda. Pasir biasanya dijual dengan ukuran per meter kubik, per sak, per kilogram, per lembar, per buah, per batang, hingga ukuran mobil (truk, pick up, atau colt diesel). Untuk lebih jelas, bisa lihat pada tabel di bawah ini:

 

Harga Pasir Bangunan