Tips Membangun Rumah Minimalis di Lahan yang Sempit

 

Tips Membangun Rumah Minimalis di Lahan yang Sempit

Hidup di kota besar dimana mencari lahan kosong yang luas sangatlah sulit. Walaupun ada pasti dengan harga yang lumayan mahal. Membangun rumah minimalis pun kini menjadi salah satu pilihan untuk hidup di kota besar. Rumah minimalis tidak butuh lahan ataupun tempat yang luas untuk membangunnya. Kita juga bisa menghemat biaya yang dikeluarkan untuk membeli dan menyediakan lahan yang akan kita bangun. Hal yang perlu kita perhatikan dalam membangun rumah minimalis ini yakni harus bisa memaksimalkan penataan ruang yang tersedia agar dapat difungsikan dengan baik.

Pandai berekrasi adalah salah satu hal penting dalam membangun rumah yang minimalis. Kita harus bisa menyesuaikan ukuran lahan dengan ruangan yang akan kita bagun dan memaksimalkan desainnya agar tetap memiliki nilai fungsional yang baik. Dalam pembangunan rumah minimalis biasanya hanya akan terdapat satu ruang utama yang difungsikan sebagai ruang tamu dan ruang keluarga, dua kamar tidur dengan ukuran minimalis, serta satu kamar mandi yang bersebelahan dengan dapur yang kecil.

Karena memiliki ruang yang tidak begitu luas, kita juga harus pandai-pandai dalam menata dan memilih barang-barang furniture untuk kepentingan interior rumah kita. Dalam menentunkan furniture kita dapat memilih beberapa furniture masa kini yang memiliki lebih dari satu fungsi dan furniture yang dapat dilipat setelah selesai digunakan. Hal ini bermanfaat sekali untuk memberikan ruang jika kita sedang tidak menggunakan perabotan tersebut. Sebagai contoh, kasur yang dapat dilipat ke atas ketika sedang tidak digunakan, kursi sofa lipat, meja makan  yang dapat dilipat, dan lain-lain.

Baca juga: Intip Harga Granit Terbaru untuk Perencanaan Desain Interior Ruang Tamu Anda

Memiliki rumah dengan ukuran yang minimalis bukan berarti tidak bisa kita sulap menjadi lebih indah. Kita dapat menerapkan penataan rumah minimalis modern yang tetap mengutamakan segi fungsional serta tidak lupa akan nilai estetikanya. Kesan minimalis modern dapat ditampakan dari pemilihan material yang akan kita gunakan. Misal penggunan bata ringan, pemasangan plafond gypsum minimalis, pengguanan genteng metal pasir pada atap, cat dinding yang digunakan, dan pemilihan kramik pada lantainya. Hal ini dapat membantu memberikan nilai tambah untuk keindahan eksterior rumah kita. Sehingga walaupun hanya berukuran kecil dan minimalis, namun tetap elegan dan asri.

Untuk membantu anda memperkirakan biaya yang akan dikeluarkan untuk membangun rumah minimalis. Berikut daftar harga material utama yang biasa digunakan untuk membangun sebuah rumah:

Daftar harga material bangungan

  • Pasir

Harga pasir berkisar Rp. 300.000 per kubik

  • Bata Ringan

Harga bata ringan berkisar Rp.  530.000 per kubik

  • Semen

Harga semen berkisar Rp 50.000 per sak, tergantung jenis, dan merek.

  • Keramik

Harga genteng berkisar Rp. 30.000 per meter persegi, tergantung jenis, corak, warna, dan merek

  • Genting metal pasir 

Harga genting metal pasir berkisar Rp. 33.000 per lembar dengan panjang 77 cm dan lebar 80 cm, tergantung jenis, corak, warna, dan merek t.

  • Gypsum

Harga Gypsum berkisar Rp. 50.000 per lembar dengan 240 cm dan lebar 140 cm, tergantung jenis, dan merek.

rumah dengan dua lantai

Jika kita masih kurang puas dengan ruang yang ada, kita juga dapat mengoptimalkannya dengan membangun rumah dengan dua lantai. Tentu saja hal ini akan berpengaruh pada biaya yang akan di keluarkan. Pasalnya kita akan membutuhkan tambahan material yang akan digunakan dalam membangun rumah yang kita inginkan.

Sekedar saran, untuk pembelian material lebih baik membeli di tempat terpisah. Misal, untuk membeli genteng pasir lebih baik membeli ketempat jual genteng pasir khusus toko baja ringan, dan begitu pula dengan keramik. Karena harga di tempat khusus akan lebih murah dibanding di toko material serba ada yang jual semen, pasir, gypsum, dan lain-lain.