Ini Loh Perbandingan Lantai Vinyl dan Keramik yang Wajib Diketahui!

Perbandingan Lantai Vinyl dan Keramik

Dalam perencanaan pembuatan rumah, pemilihan material merupakan hal urgent yang tak boleh disepelekan. Hal tersebut penting untuk meminimalisir keluarnya biaya karena terjadi penggantian atau perbaikan material akibat salah pilih.

Nah salah satu investasi panjang pada rumah adalah bagian lantainya. Ada banyak pilihan jenis material untuk bagian rumah yang satu ini. Dua material yang paling banyak digunakan yaitu lantai vinyl dan keramik.

Mungkin pemilihan antara lantai keramik dengan vinyl akan membuat anda sedikit bimbang, agar anda dalam mengambil keputusan yang tepat, sebaiknya baca terlebih dahulu informasi mengenai perbedaan antara material keramik dengan vinyl yang telah kami siapkan di bawah ini!

Mengenal Perbandingan Lantai Keramik dan Vinyl

Perbandingan Lantai Keramik dan Vinyl

Lantai keramik dan vinyl bisa dibedakan berdasarkan beberapa aspek. Nah supaya lebih jelas, bacalah ulasan hargaagenbangunan.com dalam poin-poin berikut!

1. Ciri-ciri fisik

Lantai vinyl atau yang memiliki nama lain Lamina Vinyl Tile (LVT) merupakan jenis lantai yang memakai bahan plastic PVC sebagai bahan dasar pembuatannya. Motif dari lantai ini menyerupai motif kayu alami.

Anda bisa menemukan lantai ini di pasaran dalam bentuk lembaran (plank) dan gulungan (roll pad). Pada umumnya lantai berbentuk lembaran dijual dalam ukuran panjang 1000 mm, lebar 15 hingga 20 mm, dan tebal 3 mm, sedangkan untuk gulungan, ukuran panjangnya minimum 15 m, lebar 1,8 m, dan tebal 1,5 mm.

Berbeda dengan vinyl, lantai keramik dibuat dari tanah liat. Di pasaran anda bisa menemukan lantai keramik yang dilapisi dengan glazur dan lantai keramik jenis homogoneus tile. Mengenai motif, warna, dan ukuran, lantai ini memiliki banyak variasi. Ada yang ukuran 30 x 30 cm, 50 x 50 cm, 60 x 60 cm, dan lain sebagainya

2. Kelebihan

Agar bisa menentukan pilihan antara lantai keramik atau vinyl yang akan anda gunakan sebagai alas lantai rumah, maka bisa mempertimbangkannya berdasarkan kelebihan dan kelemahan dari masing-masing jenis material tersebut.

Adapun beberapa kelebihan yang dimiliki lantai keramik diantara yaitu jenis lantai ini sangat mudah diperoleh di toko material mana saja. Mengenai daya tahan, lantai ini sangat tolerir dengan gesekan benda yang melintas di atas pemukaanya.

Baca juga: Ciptakan Ruang Gym Berkelas Nan Hangat

Selain itu lantai ini juga memiliki daya serap air yang rendah, tahan terhadap tempelan debu, dan jangka waktu pakainya lama. Selain kuat dan awet, lantai ini juga mudah dalam perawatannya dan bisa menambah nilai estetika ruangan indoor maupun outdoor dalam berbagai jenis gaya.

Lantai dari vinyl juga memiliki beberapa kelebihan, yaitu lantai ini memiliki daya elastis tinggi, dan mudah dibersihkan. Mengenai kekuatan, lantai ini tahan terhadap perubahan cuaca, api, air, dan serangan rayap. Selain itu, lantai ini juga tahan terhadap goresan karena telah dilengkapi dengan lapisan anti-scratch.

3. Kekurangan

Di samping kelebihan, lantai keramik dan vinyl juga memiliki kelemahan tersendiri. Lantai keramik menghantarkan dingin pada kaki, sehingga kadang menimbulkan ketidaknyamanan. Selain itu, lantai ini rentan pecah dan sambungan atau nat-nya terkadang susah dibersihkan.

Sementara, kelemahan lantai vinyl yaitu rentan terhadap benda tajam, dan jika ada kerusakan pada sebagian gulungan, maka anda harus menggantinya dengan 1 gulungan baru.

Nah itulah beberapa aspek perbandingan yang membedakan antara lantai keramik dengan vinyl. Semoga isi dari ulasan di atas membuat anda bisa segera memutuskan jenis lantai mana yang akan anda pilih untuk rumah.

Bila anda lebih tertarik dengan vinyl, anda bisa mencari toko greenfloor. Begitupun jika anda ingin membeli lantai keramik. Selamat berbelanja, dan dapatkan rumah dengan lantai indah pilihan anda!